Mempertemukan Generasi Muda Desain Grafis Indonesia dengan Sejarahnya Sendiri

DGIDPDGD-FeaturedImage-1

151215_buku

Jakarta — Sejalan dengan misinya untuk membimbing pemahaman di antara desainer grafis Indonesia dalam persimpangannya dengan seni, budaya, dan masyarakat, Desain Grafis Indonesia (DGI) melalui divisi penerbitannya, DGI Press, menerbitkan buku Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia yang berisikan catatan, koleksi, dan arsip Hanny Kardinata, desainer grafis Indonesia angkatan 1970-an sekaligus pendiri DGI.

Buku yang berisikan jejak rekam perjalanan desain grafis Indonesia ini akan hadir sebagai buku catatan sejarah desain grafis Indonesia yang pertama di tanah air. Disusun ke dalam 12 bab periodisasi per dekade dari periode 1900-an hingga 2010-an, setiap peristiwa yang melatarbelakangi dan turut mendorong perkembangan desain grafis di Indonesia dihadirkan beriringan dengan peristiwa desain grafis dunia.

Meski desain grafis/komunikasi visual mulai menjadi ‘tren’ di masyarakat dan produknya pun telah melekat dan membentuk kehidupan peradaban modern, jejak perkembangan desain grafis di Indonesia tak memiliki pencatatan yang mapan. Padahal, pencatatan sejarah merupakan elemen fundamental dalam upaya pemahaman dan pengembangan bidang ilmu dan profesi desain grafis—yang tak pernah bisa lepas dari kondisi masyarakat tempatnya hadir dan berkembang. Memahami dan mencatat desain mengantar kita dalam upaya untuk membaca dan merawat peradaban.

Karenanya, diterbitkannya buku ini diharapkan dapat menjadi jawaban bagi alpanya rujukan sejarah yang memadai bagi segenap akademisi, siswa, hingga praktisi desain grafis di Indonesia untuk memahami perjalanan bidang ilmu dan profesinya sendiri. Buku Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia ini pun menjadi langkah awal untuk mewujudkan keberadaan sumber pengetahuan yang komprehensif bagi praktisi, akademisi, pelajar, dan peminat desain grafis di Indonesia.

Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia hadir menyapa segenap generasi muda desain grafis Indonesia pada peluncurannya yang bertempat di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang Selatan Raya 99A, pada Sabtu, 23 Januari 2016. Dengan sesi bincang-bincang bersama Hanny Kardinata, Johny Brawijaya dari Harapan Prima Printing, dan Peter Natadihardja dari Paperina Dwijaya (dalam konfirmasi), para pemegang tongkat estafet perkembangan desain grafis Indonesia mengenali lebih jauh cerita dan semangat dari disusunnya buku ini. Peluncuran sendiri dibuka dengan kata sambutan dari Dra. Susiyanti, Kasubdit Pembinaan Tenaga Kesenian Direktorat Kebudayan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Wagiono Sunarto, desainer senior yang merupakan salah satu pendiri IPGI (Ikatan Perancang Grafis Indonesia—kini ADGI) yang kini menjabat sebagai Rektor IKJ); dan Ricky Pesik selaku Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI.

Selain itu, peluncuran buku ke-4 DGI Press ini juga akan diisi dengan sesi apresiasi kepada segenap kolaborator yang telah ambil bagian dalam terwujudnya buku ini. Sebagaimana perjalanan sejarah tidak diisi oleh pelaku tunggal, misi pelestarian sejarah desain grafis Indonesia ini pun tidak dapat dilakukan seorang diri. Dalam prosesnya, selain tim Desain Grafis Indonesia, buku ini juga melibatkan 13 orang desainer muda dan 1 orang esais tamu Indonesia, baik yang kini berkarya di Indonesia maupun belahan dunia lain; yakni Agra Satria, Albert Tejasukmana, Andi Rahmat, Antariksa, Bambang Widodo, Eka Sofyan Rizal, Januar Rianto, Listya Amelia, Nigel Sielegar, Sandy Karman, Tatiana Romanova Surya, Teddy Aang, Vincent Wong, dan Yan Mursid.

Diharapkan, buku ini dapat mendorong lebih banyak kolaborasi di antara generasi muda desain grafis Indonesia dalam mendukung pelestarian sejarahnya sendiri. Selain itu, buku ini sekiranya dapat mendorong munculnya inisiatif untuk melakukan penelitian dan penulisan yang lebih komprehensif mengenai desain grafis di Indonesia dalam persinggungannya dengan bidang-bidang lain di masyarakat.

Buku Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia dapat diperoleh di DGI Store dengan alamat store.dgi.or.id.

Desain Grafis Indonesia sendiri adalah sebuah lembaga kolaborasi yang berfokus pada perkembangan desain grafis Indonesia melalui pengarsipan dan pencatatan, publikasi daring, penerbitan, serta berbagai kegiatan lainnya. Berawal sebagai blog pribadi Hanny Kardinata yang dilandasi kegemarannya untuk mengoleksi dan mencatat, Desain Grafis Indonesia kini menjadi sebuah lembaga yang tak hanya mengarsipkan catatan dan artefak sejarah, namun juga mewadahi wacana serta menawarkan apresiasi alternatif bagi bidang desain grafis di Indonesia. Desain Grafis Indonesia memiliki cita-cita untuk mendirikan Museum Desain Grafis Indonesia untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan ilmu desain grafis dengan menyimpan dan merawat karya-karya desain grafis di Indonesia.

Sumber

Advertisements